Intermezzo

Biar gak ngantuk — Lift

Seorang ayah yang baru mendapatkan rejeki mengajak anaknya jalan-jalan ke kota. Sesampai di kota, mereka tertarik untuk masuk ke sebuah mall yang cukup besar dan megah. Di dalam mall, ayah dan anaknya termangu-mangu serta takjub melihat interior di dalam mall yang begitu wah. Namun yang paling menarik buat mereka adalah dua buah ruangan kecil, dindingnya terbuat dari kaca dan pintunya terbuat dari dinding perak yang bergerak naik turun di tengah-tengah mall itu.

Anak: “ayah, apa itu ?”

Ayah: “wah ayah juga baru pertama kali melihat yang seperti ini”

Ayah dan anak ini masih berdiri terkagum-kagum melihat lift itu, tiba-tiba datang seorang nenek dan kemudian memencet tombol yang ada di antara dinding perak itu. Pintu pun terbuka dan nenek itu masuk, setelah itu pintu tertutup kembali. Mereka melihat dengan sangat kagum nenek itu bergerak naik ke atas dalam ruangan kaca itu. Setelah 3 menit, tiba-tiba pintu lift tempat nenek itu masuk terbuka kembali dan yang keluar adalah seorang wanita cantik & seksi berumur sekitar 20an.

Ayah: “cepat nak kita pulang dan ajak ibumu suruh masuk ke sini!”

Advertisements
Categories: Intermezzo | Leave a comment

Perokok vs Bukan Perokok

Suatu hari dalam bus umum terjadi percakapan antara dua orang, yang 1 perokok, dan yang 1 nya lagi bukan perokok.
Bukan Perokok  : Mas, udah lama merokok?
Perokok                 : udah 20 tahun
Bukan Perokok   : sehari berapa bungkus?
Perokok                 : 2 bungkus
Bukan Perokok   : 1 bungkus harganya berapa?
Perokok                 : Rp.15.000,-/bungkus
Bukan Perokok  : wah… kalo dihitung berarti (2 bungkus X 30 hari X 12 bulan X 20 tahun X Rp.15.000)  =Rp.216.000.000,- udah bisa beli mobil baru tuh… 🙂 🙂
Perokok                 : kamu merokok nggak?
Bukan Perokok   : oo.. saya nggak merokok
Perokok                 : lha… terus kenapa kamu masih naik bus umum juga??
Bukan Perokok   : ?!?!?!??!

Categories: Intermezzo | Leave a comment

Kesetrum iPhone 4, Pria China Jatuh Koma

Doar Info

Kasus sengatan listrik dari iPhone kembali terulang. Setelah menewaskan seorang pramugari akibat tersetrum listrik dari iPhone, kejadian hampir sama menimpa pria asal China.

Cukup beruntung, sengatan listrik tidak sampai menewaskan pria bernama Wu Jiantong tersebut. Namun, saat ini, Wu Jiantong mengalami koma dan harus dirawat di rumah sakit Beijing.

Seperti dikutip dari ZDnet, selama 10 hari terakhir, pria berumur 30 tahun itu harus dirawat di unit perawatan intensif (ICU) karena kondisinya terus menurun.

Kejadiannya sendiri berlangsung pada tanggal 8 Juli lalu dan disebutkan Wu tersengat listrik saat hendak men-charge iPhone 4 miliknya yang habis baterai. Menurut penuturan saudara perempuan Wu, ia mendengar Wu berteriak dan setelah berbalik ke arahnya, kakaknya telah tergeletak di lantai.

Melihat kejadian itu, secara reflek ia segera mencabut charger iPhone dari stop kontak. “Saya kemudian merasa nyeri, seperti tertusuk jarum di ujung jari saya. (Rasa nyeri) Menjalar dari jari, sampai lengan, badan, dan kaki saya,”…

View original post 146 more words

Categories: Intermezzo | Leave a comment

Penyebab Kematian Pramugari Saat Pakai iPhone Mulai Terungkap

Doar Info

Penyebab tewasnya Ma Ailun (23 tahun) asal Xinjiang, China, yang tersengat listrik ketika melakukan panggilan telepon dari iPhone 5 yang sedang isi baterai mulai terungkap. Diduga, Ma Ailun menggunakan alat pengisi baterai yang bukan dibuat oleh Apple.

Menurut ahli telekomunikasi China, Xiang Ligang, perempuan itu mungkin memakai alat tiruan, bukan asli dari Apple.

Iphone
“Pengisi tiruan terkadang jadi jalan pintas. Kualitas dari kapasitor dan pelindung sirkuit mungkin tidak sesuai, dan hal ini dapat menyebabkan kapasitor mogok dan mengirim listrik 220 volt langsung ke baterai ponsel,” terang Ligang saat diwawancari media massa CCTV.

Ma Ailun, seorang pramugari China Southern Airlines, meninggal dunia di rumahnya pada 11 Juli 2013. Laporan sebelumnya mengatakan, Ma Ailun memakai ponsel iPhone 5. Namun, hasil penyelidikan mengatakan bahwa ponsel yang digunakan adalah iPhone 4 karena bagian sampingnya terbuat dari stainless steel.

Kemungkinan lainnya, menurut Ligang, alat pengisi baterai yang dipakai tidak memenuhi standar tegangan listrik di…

View original post 178 more words

Categories: Intermezzo | Leave a comment

Buat kita anak bangsa – bagus deh…coba dibaca ya.

Cintai produk dalam negeri

Kita NYATA, mahasiswa Indonesia di Australia: suatu pagi, kami di jemput client, orang tersebut sudah tua. Bapak ini seorang pengusaha asal Singapura, logat bicaranya gaya melayu & inggris, beliau menceritakan pengalaman hidupnya pada kami: “negaramu sangat kaya!”. Dalam hatiku: “ah biasa banget dengar kalimat itu”. Tapi tunggu, dia berkata: “Dunia membutuhkan Indonesia bukan sebaliknya, semuanya bisa didapatkan di Indonesia. Indonesia itu paru-paru dunia, tebang saja hutan di Kalimantan, dunia pasti kacau. Singapura tidak bisa kaya tanpa Indonesia. 500 ribu orang Indonesia berlibur ke Singapura tiap bulan, bisa terbayang kan uang yang masuk ke kami, apartemen2 terbaru kami yang dibeli orang Indonesia, tidak peduli harga selangit laku keras. Lihatlah RS kami, isinya Indonesia semua. Kalian tahu kan kalo kemarin dunia krisis beras, termasuk di Singapura dan Malaysia. Kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras. Lihatlah di negara kalian, air bersih dimana2, bandingkan dengan negara kami, air bersih pun kami impor dari Malaysia. Saya ke Kalimantan pun dalam rangka bisnis, karena pasirnya mengandung permata, terlihat berkilau kalo ada sinar matahari. Penambang jual cuma RP 3rb/kg ke pabrik China, si pabrik jual seharga Rp 30rb/kg. Kalian sadar tidak kalo negara2 lain takut mengembargo Indonesia! Ya karena negara kalian memiliki segalanya. Harusnya kalianlah yang mengembargo diri kalian sendiri. Belilah pangan dari petani kalian sendiri. Belilah tekstil garmen dari pabrik2 kalian sendiri. Tidak perlu impor, kalo bisa produksi sendiri. Jika kalian bisa mandiri, Indonesia bisa mengatur pasar dunia”.

(sumber: BBM broadcast)
Categories: Intermezzo | 4 Comments

Blog at WordPress.com.