Teroris emang kreatif :)

Seorang kakek yang udah tua dan kurus kering menulis surat untuk anaknya yang ditahan di LP Cebongan karena kasus terorisme.

Isi suratnya:

“Nak, sekarang waktunya tanam jagung sementara kamu masih ditahan. Bapak udah tua dan kurus kering, trus siapa yang mau membantu bapak untuk membajak sawah ?”

Satu minggu kemudian anaknya membalas surat bapaknya. Surat itu dititipkan ke sipir penjara untuk dikirimkan.

Isi suratnya:

“Pak, beneran ya, kebun jangan dicangkuli dulu soalnya saya tanam senjata di kebun itu. Pokoknya jangan dicangkuli ya pak!”

Ternyata surat tersebut disensor dan dibaca oleh sipir penjara. Kemudian sipir itu melaporkan ke Densus 88. Esok harinya 1 pleton Densus 88 mencangkuli kebun bapaknya untuk mencari keberadaan senjata yang disimpan oleh anaknya tapi ternyata mereka tidak juga mendapatkannya. Aneh….pikir anggota Densus 88.

Kemudian kakek lalu menuliskan surat lagi ke anaknya.

“Nak, suratmu udah diterima dan 1 pleton Densus 88 anti teror mencangkuli kebun kita, katanya mencari senjata yang kamu tanam di kebun itu tapi mereka tidak menemukan apa-apa. Jadi bapak harus bagaimana?”

Tidak lama kemudian anaknya membalas surat bapaknya.

“Nah sekarang langsung aja pak disebari benih jagungnya kan sudah dicangkuli sama pak polisi. Jangan lupa kirim surat ke Komandan Densus 88 dan Kapolri ucapkan terima kasih.”

Sumber: BBM broadcast

Advertisements
Categories: Intermezzo | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: