Manajemen Transportasi – Pengambilan Keputusan

Pada bagian Perencanaan yang dibahas sebelumnya, kita tahu bahwa ada empat kriteria kunci untuk memilih jenis transportasi yang digunakan, yaitu kecepatan, kehandalan, biaya dan fleksibilitas. Selain itu kita juga telah melihat faktor operasional, syarat dan kondisi serta faktor lingkungan, politik, sosial dan keamanan juga turut mempengaruhi pengambilan keputusan.

Transport pengambilan keputusan

Berikut adalah beberapa contoh barang atau material yang akan diangkut dan kita akan melihat bagaimana pertimbangan yang dibuat dalam mengambil keputusan jenis transportasi yang akan dipakai.

1. Kantor pusat sebuah perusahaan telekomunikasi di kota A hendak mengirimkan 5 perangkat server yang sangat dibutuhkan oleh salah satu kantor cabangnya yang berada di kota B. Total berat barang yang akan dikirim tersebut adalah 100kg dan jarak dari kota A ke kota B adalah 3.000 km. Kota A dan kota B keduanya memiliki fasilitas lapangan udara, jalur kereta api dan jalan lintas propinsi yang cukup baik. Apa jenis transportasi yang sebaiknya digunakan ?

Untuk kasus ini kita akan memakai opsi pengiriman melalui udara karena barang yang akan dikirim sangat dibutuhkan dan berat dari barang tersebut memungkinkan untuk dikirimkan melalui udara. Transportasi udara sangat cocok dipakai untuk mengirimkan barang dengan berat dan volume yang kecil, barang yang mudah rusak dan untuk kebutuhan yang mendesak. Pengiriman melalui udara juga biasanya dipilih untuk kasus darurat. Saat ini banyak penerbangan dan penyedia jasa pengiriman melalui udara baik untuk pengiriman internasional maupun dalam negeri. Meningkatnya penerbangan untuk penumpang juga membuat pengiriman melalui udara bisa menjadi salah satu pilihan yang efektif.

Yang pertama harus dilakukan adalah mendapatkan penawaran harga dari perusahaan transportasi udara seperti DHL, UPS, TNT atau lainnya. Sebaiknya kita mendapatkan tiga penawaran untuk perbandingan dan transparansi proses pemilihan. Jika pengiriman ini hanya berlangsung satu kali, biasanya kita cukup memakai penawaran yang langsung didapat dari perusahaan transportasi tanpa melalui proses tender. Namun jika pengiriman akan berlangsung terus menerus biasanya kita akan melakukan proses tender dan membuat kontrak untuk jangka waktu tertentu dengan satu perusahaan transportasi.

Setelah menentukan perusahaan transportasi mana yang akan dipakai, kita harus memperhatikan hal-hal berikut:

  • Kemasan dan pelabelan. Transportasi dengan pesawat biasanya menggunakan beberapa bentuk satuan perangkat beban sehingga akan mengurangi kebutuhan kemasan. Sifat barang yang diangkut juga akan menentukan kemasan apa yang akan  dipakai. Pelabelan harus mencakup semua rincian pengirim dan penerima, juga memuat informasi penting lainnya dan nomor paket.
  • Bukti pengiriman barang, yaitu Air Waybill (AWB). Biasanya peraturan mengenai AWB dan jenis barang yang boleh dikirim mengikuti peraturan internasional untuk semua industri penerbangan yaitu IATA (International Air Transport Association).  AWB juga berfungsi sebagai kontrak pengangkutan dan biasanya non-negotiable. Yang harus diperhatikan adalah nama dan alamat pengirim dan penerima harus ditulis dengan benar.
  • Penanganan barang. Perlu diperhatikan apakah barang yang dikirim harus ditangani dengan hati-hati atau khusus, misalnya untuk barang elektronik yaitu barang tersebut masuk kategori barang rapuh sehingga tidak boleh dibanting dan sebagainya.

2. Kantor “Abadi” akan pindah lokasi dari kota A ke kota B yang jaraknya kurang lebih sekitar 700 km. Sejumlah peralatan kantor seperti meja, kursi dan lemari harus dipindahkan dari kantor lama ke kantor baru. Kota A dan kota B keduanya memiliki fasilitas lapangan udara, jalur kereta api  jalan lintas propinsi yang cukup baik namun kondisi lingkungan sekitar jalan tersebut kurang aman. Apa jenis transportasi yang akan digunakan?

Untuk kasus seperti ini kita bisa memakai opsi pengiriman dengan menggunakan kereta api karena kondisi jalan lintas propinsi yang kurang aman.

Kereta api efektif untuk pengangkutan massal sehingga cocok untuk mengangkut barang dengan jumlah yang cukup banyak dengan jarak yang lumayan jauh serta biaya yang tidak terlalu mahal, ini merupakan kelebihan dari kereta api. Jika jarak total pengiriman kurang dari 500 km maka kereta api kurang ekonomis.

Jika volume barang yang akan dikirim cukup besar maka kita bisa memakai satu gerbong penuh. Untuk kondisi tertentu, gerbong bisa dibuat berdasarkan spesifikasi yang diminta oleh penyewa atau pelanggan, misalnya ada gerbong yang khusus dibuat untuk mengangkut batu bara, gerbong tersebut bisa dibuat dengan berbagai ukuran tergantung kebutuhan. Namun kendalanya adalah ketersediaan lokomotif, terkadang lokomotif yang bisa dipakai hanya sedikit sehingga akan mempengaruhi kecepatan dan kehandalan jenis transportasi ini.

Kembali ke kasus di atas, yang pertama dilakukan adalah mencari perusahaan transportasi yang bisa melakukan pengiriman dengan kereta api, sebaiknya mencari tiga perusahaan untuk perbandingan dan transparansi. Setelah itu kita pun harus menentukan apakah barang-barang yang akan dikirim perlu dikemas atau bisa langsung dikirimkan. Bukti pengiriman barang berupa rail waybill yang juga berfungsi sebagai kontrak pengangkutan dan biasanya non-negotiable. Yang harus diperhatikan adalah nama dan alamat pengirim dan penerima harus ditulis dengan benar.

3. Supermarket “Jaya” di Jakarta, Indonesia ingin mengimpor 50 ton mie instan dari pabrik di Singapura. Kemasan mie instan adalah kotak, dan satu kotak beratnya 5kg, sehingga total kotak yang akan didatangkan adalah 10.000 karton. Apa jenis transportasi yang akan digunakan?

Untuk kasus seperti ini kita menggunakan opsi pengiriman melalui laut karena barang tersebut akan diimpor dan tidak tersedianya transportasi melalui jalan darat. Mengingat barang yang akan dikirim adalah makanan dan kemasannya dalam kotak/kardus, maka opsi terbaik adalah memakai kontainer. Biasanya sebuah perusahaan jika ingin mengimpor barang atau material dengan menggunakan transportasi laut akan melakukan proses tender untuk memilih siapa yang akan menjadi pengangkutnya. Yang pertama dilakukan adalah mencari sedikitnya tiga perusahaan pelayaran untuk mengikuti proses tender. Setelah penawaran diterima, hal-hal penting yang harus dilihat untuk pengiriman melalui laut dengan memakai kontainer antara lain:

  • Biaya transport dari Singapura ke Jakarta, Indonesia. Ada empat jenis biaya yang biasanya ditawarkan, yaitu:
  1. Pintu ke pintu (door to door)
  2. Pintu ke pelabuhan (door to port)
  3. Pelabuhan ke pelabuhan (port to port)
  4. Pelabuhan ke pintu (port to door)
  • Biaya pengurusan bea & cukai di pelabuhan asal dan pelabuhan tujuan.
  • Biaya pengiriman lokal: biaya penangan di terminal, biaya delivery order, biaya bongkar muat kontainer, pembersihan container dan biaya lainnya di pelabuhan asal dan pelabuhan tujuan.
  • Biaya-biaya lain yang disebabkan karena keterlambatan pengurusan bea & cukai antara lain biaya kelebihan waktu berlabuh atau pemakaian kontainer, biaya penumpukan dan sebagainya.

Setelah menentukan pelayaran mana yang akan dipakai, kita perlu memantau proses pengiriman barang, mulai dari saat barang keluar dari pabrik/gudang, pemuatan ke kapal sampai kapal tersebut berangkat dari pelabuhan asal. Sesaat setelah kapal berlayar, bukti pengiriman barang atau Bill of Lading (B/L) dikeluarkan. B/L ini merupakan dokumen utama dan mempunyai fungsi sebagai:

  • Tanda terima pengangkut untuk pengangkutan barang melalui laut.
  • Sebagai bukti kontrak antara pengirim dan pelayaran dan juga memuat semua kondisi pengangkutan.
  • Sebagai bukti untuk pembayaran barang yang diangkut.

B/L biasanya dibuat rangkap tiga (asli rangkap 3). B/L ditandatangani atas nama pemilik kapal biasanya kapten/pimpinan di  kapal atau agen pengiriman yang menyatakan menerima barang di atas kapal. B/L juga memuat cara pembayaran dan nama serta tujuan pengiriman. Setelah barang tiba di pelabuhan tujuan, tanpa B/L asli barang tidak akan dikeluarkan.

Advertisements
Categories: Logistik | Tags: , , , , , , , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: